Tidak sedikit orang yang sedang merasa sedih hari ini, yakin sekali bawa dia akan berbahagia jika dia punya banyak uang.
Padahal, dia sendiri sering berkata bahwa orang kaya belum tentu berbahagia.
Dia tidak sadar, bahwa dia merasa kekurangan karena tidak menghargai
kesehatan yang dimilikinya - lalu menelantarkannya, dia tidak mensyukuri
keluarga yang mencintainya - lalu diajaknya bertengkar tentang
hal-hal yang sepele, dan dia menganggap orang lain tak membayarnya
dengan cukup - lalu menuntut bayaran tinggi tanpa bersedia meningkatkan
kontribusi.
Kita tidak akan pernah berbahagia jika kita
mensyaratkan kelebihan yang tidak kita miliki, dan menganggap diri
rendah karena tidak mensyukuri nikmat Tuhan yang sudah ada pada
kehidupan kita.
Bersyukurlah, agar terasa semua nikmat yang
ada, yang kemudian menjadi syarat dan modal untuk naik ke kehidupan yang
lebih baik.
Janganlah seperti mereka yang mengeluhkan tidak
adanya orang yang bersedia meminjaminya modal uang, padahal dulu modal
itu sudah ada tapi diboroskannya untuk hal-hal yang tidak penting.
Siapakah yang akan meminjamkan banyak uang kepada orang yang tidak mampu mengurus uang yang sedikit?
Siapakah yang akan mempercayakan banyak uang kepada orang yang tidak amanah menggunakan uang yang pernah dimilikinya?
Bersyukurlah, agar Tuhan menambahkan nikmat dan kekayaan hatimu, yang
akan tumbuh menjadi kekayaan dunia yang akan semakin memperkaya jiwamu
bagi keindahan kehidupan akhiratmu.
Segala sesuatu yang disikapi dengan kesyukuran akan menjadi kekayaan.
Hmm ... Sesungguhnya kekayaan itu sudah lama ada, hanya saja tidak
terasa sebagai kekayaan karena hati kita yang kurang bersyukur.
Bersyukurlah, dan berbahagialah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar